MAHARATINEWS, Palangkaraya — Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Yetro Midel Yoseph, menegaskan bahwa keberadaan Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) diharapkan menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Program ini dinilai memiliki peran strategis, khususnya dalam mendukung pembangunan dan memastikan bantuan serta layanan sosial dapat diterima secara tepat sasaran.
Yetro menjelaskan bahwa saat ini DPRD masih berada pada tahap pemantauan awal terhadap proses pendistribusian kartu tersebut. Menurutnya, lembaga legislatif belum menerima arahan resmi dari pimpinan terkait peran teknis dalam proses distribusi di lapangan. Meski demikian, ia menekankan bahwa fungsi pengawasan tetap menjadi prioritas utama DPRD.
“Jujur saja, kami saat ini masih memantau. Kami belum mendapat penunjukan atau arahan lebih lanjut dari pimpinan terkait peran DPRD dalam pendistribusian. Namun yang utama, kami fokus pada pengawasannya,” ujar Yetro baru-baru ini.
Ia menambahkan, setelah peluncuran dan distribusi kartu dilakukan secara menyeluruh, anggota DPRD akan memanfaatkan kegiatan kunjungan kerja maupun reses untuk menyerap aspirasi masyarakat.
Melalui kegiatan reses, DPRD akan memastikan apakah masyarakat benar-benar dapat mengakses program, memperoleh informasi yang jelas, serta merasakan manfaat nyata dari KHBS tersebut.
Menurut Yetro, mekanisme teknis pendistribusian sepenuhnya menjadi kewenangan dinas terkait. DPRD akan menghormati prosedur yang telah ditetapkan pemerintah daerah, sembari menjalankan fungsi kontrol agar pelaksanaan program berjalan transparan dan tepat sasaran.
Ia menegaskan bahwa pengawasan dan monitoring menjadi tugas utama DPRD dalam memastikan program KHBS berjalan efektif, akuntabel, serta benar-benar memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah. (mnc-neha)





