Listrik Padam Bikin Traffic Light Mati, Dishub Kalteng Soroti Minimnya Koordinasi PLN

Listrik Padam Bikin Traffic Light Mati, Dishub Kalteng Soroti Minimnya Koordinasi PLN
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalteng Yulindra Dedy

MAHARATINEWS, Palangka Raya – Pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga memicu persoalan keselamatan di jalan raya.

Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Tengah mengaku tidak menerima pemberitahuan dari PLN terkait jadwal maupun lokasi pemadaman, sehingga sulit melakukan langkah antisipasi, terutama pada persimpangan yang menggunakan lampu lalu lintas.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah, Yulindra Dedy, mengatakan padamnya aliran listrik otomatis membuat traffic light berhenti berfungsi. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan apabila pengguna jalan tidak meningkatkan kewaspadaan.

“Secara teknis tentu pihak PLN yang lebih mengetahui penyebab pemadaman. Namun, dampaknya langsung terasa pada traffic light. Karena itu kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi persimpangan yang lampu lalu lintasnya mati dan saling mengutamakan keselamatan,” ujarnya.

Menurut Yulindra, persoalan yang paling disayangkan bukan hanya pemadaman listrik, tetapi minimnya koordinasi dari pihak PLN kepada instansi terkait. Hingga kini, Dishub mengaku belum pernah menerima surat ataupun informasi resmi mengenai titik-titik maupun jadwal pemadaman listrik.

“Yang jadi masalah, kami tidak tahu kapan listrik padam. Tidak ada pemberitahuan dari PLN kepada kami. Tidak ada surat tembusan yang menjelaskan lokasi ataupun jadwal pemadaman, sehingga kami kesulitan menyiapkan langkah antisipasi di lapangan,” tegasnya.

Akibat tidak adanya informasi tersebut, Dishub juga tidak dapat menyiapkan personel untuk mengatur arus lalu lintas di persimpangan yang terdampak. Padahal, keberadaan petugas sangat dibutuhkan ketika lampu lalu lintas tidak berfungsi agar kemacetan dan kecelakaan dapat dicegah.

Yulindra berharap PLN segera mempercepat proses perbaikan jaringan sekaligus membangun komunikasi yang lebih baik dengan pemerintah daerah. Menurutnya, koordinasi menjadi hal penting agar instansi terkait dapat melakukan mitigasi sebelum pemadaman berlangsung.

“Kami berharap PLN segera menyelesaikan permasalahan ini sehingga aktivitas masyarakat kembali normal dan kondisi lalu lintas tetap aman serta terkendali,” pungkasnya.

Dishub pun kembali mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk mengurangi kecepatan dan mengutamakan kendaraan dari arah lain saat melintasi persimpangan yang traffic light-nya padam demi menghindari kecelakaan. (mnc-neha) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300banner 325x300banner 325x300