Aksi Tercela di Konser Amal Karhutla, Vokalis Decky: Panggung Bukan Tempat Merendahkan Perempuan

Aksi Tercela di Konser Amal Karhutla, Vokalis Decky: Panggung Bukan Tempat Merendahkan Perempuan
Foto. Vokalis Delta Band, Decky

MAHARATINEWS, Palangka Raya Konser amal untuk membantu masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng) justru diwarnai aksi yang menuai sorotan. Seorang pria kedapatan menampilkan pakaian dalam wanita saat salah satu vokalis tengah tampil di atas panggung.

Aksi tersebut mendapat kecaman dari vokalis Delta Band, Decky. Ia menilai tindakan itu sudah keluar dari batas kepantasan dalam sebuah pertunjukan musik, terlebih kegiatan tersebut membawa misi sosial untuk membantu masyarakat yang terdampak karhutla.

“Menurut saya tindakan seperti itu sangat tidak pantas dan saya mengutuk keras. Apalagi ini kegiatan amal untuk membantu masyarakat yang terdampak karhutla. Panggung seharusnya menjadi tempat untuk berkarya, menghibur dan menyampaikan pesan positif, bukan tempat untuk melakukan tindakan yang merendahkan atau mempermalukan orang lain,” kata Decky.

Menurutnya, aksi tersebut semakin disayangkan karena dilakukan ketika vokalis R.A.S.Y.A Band sedang membawakan lagu.

Decky menegaskan, alasan gimmick tidak semestinya menjadi pembenaran untuk melakukan sesuatu yang berpotensi membuat pengisi acara merasa tidak nyaman atau direndahkan.

“Kalau memang itu dianggap gimmick, tetap harus melihat situasi dan kondisi. Gimmick dalam pertunjukan seharusnya sudah dikomunikasikan dan disepakati bersama. Jangan sampai sesuatu yang dianggap lucu oleh seseorang justru membuat orang lain merasa dilecehkan atau direndahkan,” ujarnya.

Ia mengingatkan seluruh pelaku seni agar menjaga etika selama berada di atas maupun di sekitar panggung. Menurut Decky, kebebasan berekspresi dalam pertunjukan tetap harus dibarengi dengan penghormatan terhadap orang lain.

“Kita sebagai sesama musisi harus punya rasa saling menghargai. Apalagi perempuan yang tampil di atas panggung juga punya hak untuk merasa aman dan dihormati,” katanya.

Decky berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi. Ia meminta kegiatan musik, khususnya konser amal, tetap menjadi ruang untuk memperkuat solidaritas masyarakat.

“Jangan sampai niat baik dari sebuah kegiatan amal justru ternoda oleh tindakan yang tidak menghargai orang lain. Mari kita sama-sama menjaga etika dan menjadikan panggung sebagai ruang berkarya yang positif,” pungkasnya.

Penulis: Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300banner 325x300banner 325x300