Waket II Ansyari: Semangat Huma Betang Harus Menjadi Fondasi Pembangunan Kalimantan Tengah

Waket II Ansyari: Semangat Huma Betang Harus Menjadi Fondasi Pembangunan Kalimantan Tengah
Wakil Ketua II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Ansyari (tengah)

MAHARATINEWS, Palangka Raya  – Wakil Ketua II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Ansyari, menegaskan bahwa nilai-nilai Huma Betang tidak boleh berhenti sebagai simbol budaya semata, tetapi harus menjadi landasan dalam membangun Kalimantan Tengah yang harmonis, maju, dan berkeadilan.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat menghadiri malam puncak Huma Betang Night (HBN) yang menutup rangkaian Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) dan Kalteng Expo 2026, Sabtu (23/5/2026).

Menurut Ansyari, Huma Betang mencerminkan semangat persatuan, toleransi, dan gotong royong yang telah lama menjadi identitas masyarakat Kalimantan Tengah. Nilai tersebut, katanya, harus terus dijaga sebagai modal sosial dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

“Huma Betang mengajarkan kita hidup dalam keberagaman dengan saling menghormati dan bekerja bersama. Nilai-nilai ini harus terus dipertahankan karena menjadi kekuatan utama dalam membangun Kalimantan Tengah yang aman, damai, dan sejahtera,” ujar Ansyari.

Politisi Partai Gerindra itu menilai penyelenggaraan Huma Betang Night tidak hanya menjadi penutup rangkaian kegiatan budaya, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat identitas daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Kalimantan Tengah kepada masyarakat luas.

Ia mengatakan kegiatan budaya seperti Festival Budaya Isen Mulang dan Kalteng Expo memiliki dampak yang lebih luas karena mampu menggerakkan sektor ekonomi kreatif, pariwisata, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Ketika budaya terus hidup, maka peluang ekonomi masyarakat juga ikut berkembang. Karena itu, DPRD akan terus mendorong kebijakan yang mendukung pelestarian budaya sekaligus memperkuat ekonomi kreatif sebagai bagian dari pembangunan daerah,” katanya.

Malam puncak Huma Betang Night ditandai dengan pengumuman juara umum Festival Budaya Isen Mulang, penyerahan penghargaan kepada peserta terbaik Kalteng Expo, serta pertunjukan tari kolosal yang memadukan unsur tradisi Dayak dengan tata cahaya modern.

Penampilan tersebut mendapat sambutan meriah dari ribuan masyarakat yang hadir dan menjadi penutup semarak peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah, sekaligus mempertegas komitmen daerah dalam menjaga warisan budaya sebagai bagian penting dari pembangunan yang berkelanjutan. (mnc-neha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *